Bagaimana Semuanya Bermula

Kisah kami dimulai dengan masalah sederhana namun mendesak: alergi dan bersin terus-menerus di rumah. Kami menyadari bahwa tisu sehari-hari yang kami gunakan adalah salah satu penyebabnya.

Dalam pencarian alternatif yang lebih baik, kami menemukan tisu bambu sebagai solusi alami dan berkelanjutan. Bambu tumbuh kembali hanya dalam 3-5 tahun, menjadikannya sumber daya terbarukan dan ramah lingkungan. Seratnya secara alami kuat, lembut, dan nyaman di kulit, namun jauh lebih tahan lama daripada tisu konvensional.

Saat itulah kami tahu bahwa kami telah menemukan jawabannya.

Saat ini, Tisu Bambu Premium Watéru dibuat agar aman, hipoalergenik, dan ramah lingkungan. Membantu keluarga bernapas lebih lega dan hidup lebih nyaman, seperti keluarga kami.

Mari kita lindungi planet kita dengan melestarikan hutan kita.

Setiap hari, sekitar 270.000 pohon ditebang di seluruh dunia untuk memproduksi tisu kertas, yang kemudian dibuang begitu saja. Tisu bambu menawarkan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, membantu mengurangi ketergantungan pada produk berbasis kayu dan mencegah penggundulan hutan.

Mengapa Bambu?

Bambu tumbuh hingga 30 kali lebih cepat daripada pohon, dengan pertumbuhan rata-rata hingga satu meter per hari. Di lahan yang sama, hutan bambu dapat menghasilkan serat untuk kertas secara signifikan lebih banyak dibandingkan dengan hutan kayu tradisional.